Setelah kupikir-pikir, rasanya aku tak percaya, bu Wina yang sudah setua itu, benar-benar gila. Maksudnya gila kontol. Kok bisa? Dia sudah punya tiga orang anak dan semua sudah menikah, sementara suaminya sudah lima tahun meninggal. Apakah ini disebut puber ketiga? Dalam usia 57 tahun, begitu mengebu-gebu pada seks? Tapi ini adalah sebuah kenyataan.
Aku kos di pavilyun rumahnya. Ada kamar mandi dan dapur kecil, sebuah kamar tidur ukuran 4 x 4 meter dan sebuah ruang tamu yang berukuran 3 x 4 meter. Di belakang ada pintu penghubung dengan rumah induk. Rumah induk memang sebuah rumah yang besar dan mewah.
Mulanya, aku hanya melihat tubuh bu Wina saat usai aerobic dengan penuh keringat. Saat dia buka jacketnya dan training-nya. "Matamu nengok apa sih, Ton?" katanyahalus dan lembut, karean dia memang berasal dari Solo. Aku gugup. Saat dia tersenyum, baru kegugupan langsung berkurang. Sekenanya aku menjawab. "Umur ibu bera sih?" tanyaku. "Masih 15 tahun. Kenapa?" katanya bergurau. ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda