Bahkan dari dalam tenda dapat terlihat siluet tubuh mungil mereka berdua yang disetubuhi penuh nafsu.
Chapter 04 : Camp sex
aida aida
Aku terbangun saat merasakan bibirku dilumat dan remasan pada payudaraku. Saat kubuka mata, Bima tengah menggumuliku.
“oh.. bangun Da...” ujarnya sambil cengengesan tanpa dosa. Wajahnya yang sedikit “parah” membuat aku sedikit enggan melayaninya.
“mandi yuk Da.... kita mandi di sungai”. Ujarnya berbisik.
“aku masih capek.... ngantuk...” jawabku sekenanya meski kutahu itu tidak akan mengubah keadaan. Bima menggendong tubuhku dan membawaku ke sungai di pagi-pagi buta ini. Badannya yang kekar dan atletis berbanding terbalik dengan wajahnya yang terlihat kumal. Dibaringkannya aku direrumputan tepi sungai, lalu dia menarik lepas kaosku, celana jeans, bra dan terakhir celana dalamku. Setelah menanggalkan pakaiannya sendiri dia menggendongku masuk ke sungai.
Dinginnya air segera membuatku menggigil. Aku menenggelamkan tubuhku agar terbias...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda