Pada hari itu, Halimah telah mengambil cuti kerana dia sudah berjanji dengan budak-budak bangla yang ingin me'langgan'nya. Setelah siap memakai tudung satin putih, pemberian Anand, bos departmentnya yang gemar melihatnya meneguk ledakan air mani dari konek Anand yang di kolom ketika tudung satin itu berbalut kemas di kepalanya, Halimah pun keluar menunggu teksi ingin menuju ke rumah sewa budak-budak bangla yang menjanjikan habuan sebanyak RM1000. Agak lumayan, sebab itulah Halimah bergaya yang istimewa untuk budak-budak bangla itu pada hari itu.
Dengan memakai baju T lengan panjang berwarna coklat yang sendat membalut tubuhnya yang sedang membusung hampir 5 bulan itu, Halimah pun menuju ke rumah sewa budak-budak bangla setelah teksi menurunkannya di simpang sebuah taman perumahan. Punggungnya yang lebar bergegar dan melenggok di setiap langkahnya. Skirt hitam yang sendat membaluti tubuhnya, memberikan pandangan betapa seksinya setiap lengkuk tubuh wanita mengandung yang tonggek itu...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda