Siang itu setelah selesai menyantap makan siang, Donipun beranjak menuju ke kamarnya, sesampainya di kamar Doni langsung merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur, pertempuran tadi pagi melawan mamihnya dan Tuti, lumayan menguras staminanya, tapi baru saja ia hendak memejamkan matanya, ia mendengar pintu kamarnya di ketuk,
“Hhhmmm, siapa?” tanya Doni.
“Narti… Den,…ini mau naruh baju bersih,”jawab Narti.
“Ooohhh…masuk, gak di kunci pintunya,”balas Doni.
Mendengar jawaban Doni, Nartipun lalu membuka pintu dan melangkah ke dalam kamar Doni, dan langsung menuju ke ruangan di mana lemari pakaian tersebut berada, lalu Nartipun mulai memasukkan baju-baju tersebut ke dalam lemari, Narti tidak menyadari bahwa seluruh tindak-tanduknya sedang diperhatikan oleh Doni.
Saat itu Doni memang sedang memperhatikan Narti, setelah tadi pagi merasakan tubuh Tuti, pikiran Doni mulai berpikir untuk mencoba menggarap tubuh Narti, tubuh Narti tidak kalah montok dengan Tuti, hanya payudara Narti m...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda