"Ehhh... ada tamu. Temannya Mbak Uswatun ya?" sapa Aisyah ketika pulang kuliah dan masuk ruang tamu. Heran juga ia melihat tiga lelaki yang berpenampilan agak kasar itu. "Ih, Uswatun kok punya temen serem gitu sih," batinnya. "Iya Mbak. Baru pulang kuliah?" sahut salah satu dari para 'tamu' itu, sambil mengepulkan asap rokoknya. "He eh. Sudah ketemu Uswatunnya?" "Belum Mbak. Dari tadi nggak keluar-keluar," sahut lelaki tadi sambil melirik dua temannya yang cuma senyum-senyum. "Iya deh, tak panggilin ya?" Aisyah setengah berlari ke kamar Uswatun. Pintunya tertutup rapat. Langkahnya berhenti di depan kamar karena mendengar suara rintihan seorang perempuan. "Mbak....mbak Us....kenapa Mbak?" Aisyah mengetuk pintu. "Eungghhh....aunghhh....mmmmfff..." yang terdengar justru sahutan erangan Uswatun yang tengah menerima gempuran habis-habisan di vagina dan mulutnya. Aisyah memberanikan diri membuka pintu. Matanya langsung terbeliak melihat seorang gadis berjilbab terikat di ra...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda