tiba-tiba hatiku berdetak kuat, gadis ini cantik sekali dengan tinggi semampai, memakai baju hitam ketat dengan celana putih kordoroi, serasi dengan kulitnya yang putih bersih. Rambut sepundak kemerahan dengan wajah lonjong manis sekali, dibubuhi mata sipit seperti artis China yang sering kulihat di TV. "Aku harus kenalan!" berontak kata hatiku. Jalannya cepat tanpa melihat ke kanan ke kiri. Wah... berani tidak ya, hatiku bertanya-tanya. Okelah PD saja.
"Hai", sapaku dengan suara bergetar. "Baru pulang kuliah ya?" sambil kulihat buku yang dibawanya. "Iyaa..." responnya. Wah... gayung bersambut nih, langsung saja kenalan. Sejak saat itulah aku dekat dengan Fei. Gadis yang ternyata satu kompleks perumahan denganku di daerah Jakarta Pusat. Ternyata ia baru di kompleksku dan tinggal bersama pamannya. Pamannya adalah penjual barang elektronik di daerah Glodok. Sebelum ke Jakarta, ia tinggal bersama orang tuanya di Medan, lulus SMA ia melanjutkan pendidikan di FE salah satu perguruan ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda