Kehidupan kota metropolitan sungguh sangat berlainan dengan kehidupan di kampung. Jalanan penuh dengan lalu lalang kendaraan, bergerak tak pernah berhenti. Bis kota, angkutan penumpang umum, mobil, motor dan yang lain-lain berseliweran tak karuan. Lalu lintas benar-benar semrawut. Sepertinya tak ada aturan. Mereka berjalan semau gue, ingin menang sendiri. Tak ada sopan santun di jalanan. Kemacetan sudah merupakan keharusan di kota ini. Para pengendara saling umpat menuntut haknya masing-masing. Pokoknya membuat stress siapa saja yang hidup di kota ini. Tak heran karenanya para penghuni kota selalu mencari kesempatan untuk refreshing. Melupakan kehidupan yang begitu penuh dengan persaingan, saling ganjal, saling sikut demi kepentingan pribadi. Mereka ada yang pergi ke luar kota, ke daerah pegunungan, ke pantai atau ada juga yang datang ke tempat-tempat hiburan sekedar mendengarkan musik sambil minum-minum bersama teman-temannya.
Setelah hidup tiga bulan di kota ini, aku sudah mulai ...
Baca cerita selanjutnya, dapatkan akses sekarang juga!
Beli keahlian
Akses dengan SMS
Tulis cerita
Dapatkan akses sepenuh dalam laman kami dari $15 sebulan! Akses sepenuh kepada semua cerita dan wayang gambar di arkib wayang kami yang besar!
Anda mempunyai kod promosi? Gunalah di sini!
Taip kod promo pada kotak di bawah.
Tuliskan cerita anda dan mendapat keahlian percuma untuk 24 jam
Pandangan ahli
Anda perlu login untuk memaparkan pandangan anda